Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017
Gambar
Batik Tulis Sanatorium Garoet (1918) Batik Garut yang sudah saya bahas pada blog saya sebelumnya. Tragisnya Irvan Faza baru mengetahui bahwa ada 1 mahakarya yang menjadi milik bangsa lain. Irvan Faza mengingatkan bahwa kita harus menghargai setiap mahakarya dan tidak melepaskannya begitu saja Pembuatan dan penggunaan batik memiliki sejarah yang panjang di Priangan, termasuk Garut. Ada yang menyebut bahwa keterampilan batik membatik diperoleh dari orang-orang Jawa yang menyebar ke tanah Sunda, ada pula pandangan lain bahwa tradisi membatik memang sudah ada di tanah Pasundan, jauh sebelum berbaur dengan kebudayaan Jawa. Biar para sejarawan yang berdebat soal itu. Di sini saya batasi mulai dari abad ke-19 saja, ketika batik garutan mulai menjadi souvenir untuk dibawa pulang oleh para pelancong Eropa yang datang ke Garut. Seorang gadis Garoet penjual sarung batik, 1920. (Sumber: KITLV) 1862 Adalah Karel Frederick Holle (K.F Holle), perintis dan pemilik perkebuna...